PRAKTIK LINTAS BIDANG (PLB)
Teknologi digital yang dimanfaatkan dngan baik dapat membantu menyelesaikan pekerjaan manusia dengan lebih mudah dan cepat. Hal ini dapat dirasakan ketika menggunakan ponsel, melakukan pembelajaran secara virtual, melakukan pembelian secara online, mengambil uang di ATM, dan memasak dengan microwave. Semua teknologi tersebut diciptakan dengan memanfaatkan teknologi informatika
A.Membangun Artefak Komputasional
Tekanologi banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Teknologi membantu pekerjaan dan aktivitas manusia agar lebih mudah, lebih aman, dan lebih cepat sehingga menjadi efektif dan efisien.Informatika dapat memberikan solusi dari persoalan yang ada di kehidupan manusia. Salah satu solusi dari persoalan yang ada yaitu artefak komputasional.
Artefak komputasional (computational artefact) merupa- kan produk komputer yang berkaitan dengan teknologi, baik dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak, maupun kombinasi dari keduanya. Contoh artefak komputasional, yaitu mesin ATM, rice cooker, situs web, animasi digital, dan kode program.
1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah proses mengenal, menginventarisasi, dan mendeefinisikan masalah. Identifikasi masalah dilakukan untuk menemukan akar permasalahan pada suatu persoalan sehingga dapat dibuat solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
2. Merancang Solusi Merancang solusi merupakan tahap selanjutnya setelah mengidentifikasi masalah. Tahap ini mendefinisikan pemrosesan data yang diperlukan untuk membuat artefak komputasional dengan mengacu pada hasil identifikas masalah.
Saat merancang artefak komputasional, diagram alir (flowchart) artefak harus dibuat untuk merinci menu dan tampilannya (user interface). Mengacu pada identifikasi masalah, maka menu yang harus ada pada situs yaitu menu Beranda, Profil, Produk, Kontak, Masuk, dan Search.
Rancangan user interface dibuat untuk memudahkan saat proses implementasi karena rancangan user interface ini menjadi tolak ukur, panduan, dan kerangka dalam membangun situs web. User interface menggambarkan tampilan aplikasi yang akan dibuat, baik objek atau aset yang harus ada, tata letak, warna, dan menu yang dibutuhkan.
Rancangan user interface pada halaman beranda terdiri atas beberapa bagian, yaitu header site, nama situs, logo situs, deskripsi, gambar, tombol untuk mengakses halaman lain, tombol pencarian, dan tombol log in. Selain rancangan user interface halaman beranda, kamu juga perlu membuat rancangan user interface untuk halaman profil, produk, dan kontak.
3. Mengimplemensasikan solusi kedalam bentuk program
Tahap implementasi adalah tahap penerapan, pembuatan, dan pengembangan artefak komputasional berdasarkan hasil identifikasi dan perancangan yang sudah dilakukan pada tahap sebelumnya. Pada tahap ini akan digunakan berbagai tools dan bahasa pemrograman yang sesuai dengan kebutuhan untuk menerapkan rancangan. Kegiatan membuat artefak komputasional menggunakan bahasa pemrograman tertentu disebut coding.
Komentar
Posting Komentar